seputar tentang bank sampah
BANK SAMPAH ANDALAN
Sampah adalah limbah padat yang berasal dari hasil sisa-sisa yang tidak termanfaatkan oleh kegiatan manusia baik di perkotaan maupun pedesaan yang makin konsumtif.Salah satu cara mengubah perilaku masyarakat (social behavior) agar tidak membuang sampah ke sungai, selokan, membakar
dengan cara penerapan strategi 3R (reuse,reduce dan recycle). Namun konsep ini tidak berjalan dengan baik karena image yang tertanam bagi masyarakat sampah itu adalah barang tidak berharga, tidak bermanfaat, tidak mempunyai nilai ekonomi. Lalu jalan keluarnya yang paling mudah dan gampang adalah “buang” atau asal tak berada di lingkungan sendiri,meskipun sudah ada mobil pengangkut sampah tiap 2 minggu sekali,yang selama ini kita lihat frekwensi sampah yang diangkut banyak seiring dengan jumlah penduduk yang tinggal.maka Image atau stigma ini diyakini dapat diubah dengan menjadikan sampah menjadi berkah dengan upaya mengembangkan ekonomi kerakyatan dipedesaan melalui pengembangan Bank Sampah.
Pentingnya hal ini maka sejak 2008 sudah ditetapkan Undang-Undang Pengelolaan Sampah No.18 Tahun 2008. Juga adanya kebijakan presiden terkait pencanangan gerakan Menuju Indonesia Bersih.
Disamping dampak buruk dari sampah,sebenarnya sampah mempunyai potensi yang cukup besar sebagai asset usaha apabila dikelola dengan baik. Sampah yang dkelola secara kreatif mampu memberikan sumber pendapatan yang menjanjikan. Hanya saja masyarakat belum sadar benar bagaimana mengelola sampah dan mengolahnya menjadi sumber daya yang mampu menambah sumber pendapatan bagi keluarga.
Bank sampah adalah salah satu alternatif pemecahan persoalan sampah yang dapat memberikan manfaat ganda
bagi masyarakat. Secara prinsip bank sampah melaksanakan mekanisme sepert layaknya bank pada umum tetapi yang ditransaksikan adalah sampah yang berasal dari rumah tangga atau masyarakat dengan mengintegrasikan pendidikan lingkungan dan ekonomi.
Bank sampah ialah bank yang melayani masyarakat menabung seperti bank-bank pada umumnya bedanya kalau di bank umum orang menabung berupa uang tetapi di bank sampah masyarakat menabung berupa barang bekas berupa: besi-besi bekas, kardus bekas,minuman plastik/botol bekas, kaleng minuman bekas, tembaga, alumunium,buku bekas,dll. Bank sampah akan menyimpan dan mengelola sampah dari masyarakat, masyarakat yang menabung sampah akan menjadi nasabah dari bank sampah dan diberi buku tabungan.Kami juga menerima para sukarelawan yang ikut andil mengumpulkan dan memilah sampahnya untuk kami kelola.
Kegiatan bank sampah ini dapat mengurangi volume sampah berupa botol plastik,gelas plastik, kardus, buku bekas dan lain sebagainya yang dapat mengurangi sampah sampai 70-80% yang diangkut oleh truk sampah setiap minggunya,sampah telah dimanfaatkan sebagai sumber ekonomi kerakyatan bagi masyarakat dalam bentuk tabungan bank sampah yang merupakan tambahan penghasilan.
Untuk dapat mengelola sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat dan sumber pendapatan membutuh keterampilan dan kreativitas untuk mengolahnya. Potensi sampah/limbah yang bernilai ekonomi antara lain adalah sampah/limbah plastik, kertas, botol, kaleng yang sering tidak dilirik oleh banyak orang bahkan dibuang dan dibakar.
Limbah ini ternyata bisa bernilai ekonomi tinggi bila dikelola dengan ketrampilan yang tepat.
Pelaksanaan bank sampah sesungguhnya mengandung potensi ekonomi (economic opportunity) kerakyatan yang cukup tinggi karena kegiatan bank sampah dapat memberikan out-put nyata bagi masyarakat dalam kesempatan kerja (job creation). Juga menjadi penghasilan tambahan bagi pegawai bank sampah dan masyarakat penabung sampah (nasabah).
Sebenarnya yang paling terpenting adalah adanya pendidikan lingkungan agar lingkungan terjaga dengan baik terbebas dari sampah, penyakit malaria, sumber penyakit lainnya dan terbebas dari banjir/genangan serta tekanan volume sampah terhadap TPA semakin berkurang sehingga umur TPA bisa lebih panjang.
Setelah melihat dari media massa bahwa bank sampah ternyata bisa menambah pendapatan warga,bisa membentuk kearah koperasi simpan pinjam antar anggota,bisa mengadakan kegiatan social,dll. Maka dengan melihat itu kami tergerak untuk membentuk Bank sampah.
Melalui program ini, masyakat mempunyai akses atau kesempatan memperoleh pengetahuan dan ketrampilan tentang pentingnya pengelolaan sampah yang tepat bagi kesehatan dan kesejahteraan keluargadan masyarakat, serta kelestarian lingkungan.
Melalui kegiatan ini diharapkan terbuka peluang kerja dan sekaligus memberikan dampak positif bagi pelestarian lingkungan.
sekian dulu informasi sekilas tentang bank sampah.
Komentar
Posting Komentar